27 April 2012

Seorang Pendosa

kamu tau apa rasanya dihakimi setiap hari??? -- saya mulai terbiasa dengan keadaan semacam itu akhir-akhir ini. Dan kenapa saya tidak melawan balik atau mencoba menjelaskan?? -- karena saya adalah pendosa murni yang tidak punya waktu untuk mencari pembenaran.

Mungkin saya terlahir sudah menjadi seorang pendosa, dan akan menjadi pendosa sampai mati.

Kenapa harus marah kalau memang tidak ada masalah?? Kenapa harus melemparkan kesalahan kepada orang lain? apa trik adu domba masih bisa digunakan? -- seingatku terakhir kali digunakan pada jaman Jepang atau jaman Belanda. Tapi inilah hidup, untuk menjadi dewasa seorang pendosa harus melewati banyak dosa .

Tapi saya tidak berkeberatan ketika saya dianggap sebagai pendosa -- karna saya memang pendosa. dan penghakiman yang saya terima, murni saya akan terima semuanya -- terlepas itu atas dasar kelakuan saya, atau atas dasar politik adu domba.

Berbicara tentang perasaan.
Kenapa harus saling membohongi diri sendiri bila memang ada rasa? dan kesalahan dipersalahkan kepada saya sang pendosa ini? jika memang saling mau, kenapa menjadikan saya sebagai pendosa yang sangat bersalah dan dianggap antagonis disini?

kenapa saya selalu diam dan tidak pernah mencoba menjelaskan apa-apa? -- sekali lagi, saya ini pendosa, seorang pendosa tidak akan pernah punya waktu untuk mengejar pembenaran ! Dan seorang pendosa akan diam saja ketika orang suci menghakimi dengan alibi-alibi tanpa arah.

rajam saya dengan batu-batu suci milik sang maha suci ! saya, pendosa, akan menerima semua penghakiman. Pendosa tidak punya dendam, pendosa hanya punya dosa...

dari saya yang paling berdosa
hakimi saya

JEY

26 April 2012

antara PENDOSA dan maha SUCI

mencoba jadi orang baik yang sia sia... terlahir sebagai sang pendosa akan menjadi pendosa sampai mati.. susah hidup sebagai minoritas di dunia yang penuh dengan orang suci... dihakimi dengan kesalahan2 yang tidak pernah disebutkan...

banyak orang suci yang saking sucinya ga pernah tau apa kesalahannya sendiri... menghakimi dan mendosakan para pendosa...
dunia sudah semakin suci ditengah banyaknya para pendosa....

membenarkan diri dengan mencari kesalahan orang lain... mungkin sudah musnah cermin di dunia.. hidup dengan perspektive2 palsu...
perupa topengpun laris dengan semua ekspresi dan alibi2 busuk..

dua pilihan .. lawan atau tunjukkan?

melawan dengan tunjukkan...

tetap akan hidup sebagai pendosa yang tidak pernah malu mengakui dosa.. dibandingkan dengan orang suci yang menutupi dosa


Pendosa sejak lahir akan menjadi pendosa sampai mati !!! Tapi tidak akan terinjak sebagai pendosa...
Penghakiman bukan oleh orang suci...
Tuhan tetap MAHA OKE !!!